Didenda Rp 176 Juta Sebab Potong Rambut, Jadon Sancho Dinasihati Agar Bersifat Dewasa

Posted on
DORTMUND, GERMANY – JANUARY 24: Jadon Sancho of Borussia Dortmund celebrates after he scores his sides third goal during the Bundesliga match between Borussia Dortmund and 1. FC Koeln at Signal Iduna Park on January 24, 2020 in Dortmund, Germany. (Photo by Dean Mouhtaropoulos/Bongarts/Getty Images)

 

DORTMUND – Pemain tengah Borussia Dortmund, Emre Can, menasihati Jadon Sancho biar berlaku semakin dewasa serta lebih cerdik seusai pemain sayap muda Inggris itu dijatuhkan denda karena menyalahi prosedur karantina epidemi virus Corona untuk semata-mata pangkas rambut.

Sancho divonis mesti bayar denda 10 ribu euro (Rp176 juta) oleh Liga Sepak Bola Jerman (DFL), Jumat lalu, karena diam-diam terbang pulang ke negaranya untuk kunjungi tukang cukur rambut selebritas, Winnie Nana Karkari.

Pemain 20 tahun itu pula tampil bersama-sama lima pemain Dortmund yang lain terhitung bek asal Swiss, Manuel Akanji, dalam suatu sesion photo untuk mempromokan si tukang potong. Namun, cuma Sancho serta Akanji yang dikenakan denda oleh DFL.

Sancho lakukan perlawanan dengan mengkritik ketetapan itu lewat tweet “sungguh-sungguh lawakan DFL” di account sosial media pribadinya sebelum meniadakan konten itu sesaat selanjutnya.

Tingkah serta sikap sesuai itu membuat Sancho memperoleh ultimatum dari Can yang membuat cuma satu gol kemenangan Dortmund atas Hertha Berlin dalam pertandingan Bundesliga di Tanda Iduna Park, Sabtu waktu lalu.

“Kita ketahui kalau ia perlu semakin disiplin dalam beberapa hal, namun ia sendiri ketahui hal demikian,” kata pemain tengah timnas Jerman itu.

“Ia perlu berlaku semakin cerdik serta lebih dewasa dengan beberapa hal sesuai itu. Ia jangan lagi lakukan kekeliruan sesuai itu di saat depan kelak.

“Kita mesti berikan arahan yang betul buat Jadon. Ia bocah yang baik, serta waktu di luar lapangan. Ia tidak berniat lakukan suatu yang menimbulkan skandal.

“Kali saja ia yakin pada kebanyakan orang dalam beberapa soal.”

DFL putuskan kalau Sancho serta Akanji sudah menyalahian patokan kesehatan serta keselamatan yang sudah dijalankan mulai sejak mendekati digulirkannya kembali lagi Bundesliga musim ini seusai pernah dipending lantaran epidemi virus Corona.

Ditambah lagi, ke-2 pemain itu serta si tukang potong tampil tidak menggunakan alat pelindung diri (APD) waktu kesibukan memotong rambut itu dijalankan.

Walau demikian, beberapa pemain Dortmund itu namun juga Kakari diberitakan menggunakan masker waktu sesion pangkas rambut di kerjakan. Mereka cuma buka masker untuk sesion photo bersama-sama.

Sancho serta Akanji msih punyai waktu sampai Selasa (9/6) untuk ajukan banding atas ketetapan DFL itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *